Iklan

Redaksi
Minggu, 29 Maret 2026, 22.27 WIB
Last Updated 2026-05-19T03:29:54Z
Headline

Ketua DPRD Touna Hadiri Malam Ketupat di Uentanaga Atas, Tekankan Pentingnya Persatuan dan Pelestarian Budaya

 

TOUNA – Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una, Gusnar A. Suleman menghadiri perayaan malam ketupat yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal bersama masyarakat Kelurahan Uentanaga Atas, Minggu malam (29/3/2026).


Kehadiran Ketua DPRD menjadi perhatian dalam kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh nuansa kekeluargaan tersebut. Tradisi malam ketupat yang digelar masyarakat setempat menjadi momentum mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri sekaligus menjaga warisan budaya lokal yang terus dilestarikan secara turun-temurun.


Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Tojo Una-Una, Alfian Matajeng, Wakil Ketua DPRD Jafar M. Amin, jajaran Polres Touna, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Gusnar A. Suleman menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus menjaga tradisi malam ketupat sebagai simbol kebersamaan dan persaudaraan.


“Tradisi malam ketupat ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menjaga nilai-nilai budaya dan gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Gusnar.


Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus mempertahankan budaya lokal sebagai bagian dari identitas daerah.


“Kita patut bersyukur karena masyarakat masih menjaga tradisi ini dengan penuh semangat. Saya berharap nilai-nilai budaya dan kebersamaan seperti ini terus diwariskan kepada anak-anak kita agar mereka tumbuh dengan jati diri yang kuat,” tambahnya.


Sementara itu, Sekda Tojo Una-Una Alfian Matajeng dalam sambutannya mengatakan bahwa perayaan malam ketupat menjadi momentum penting untuk meningkatkan solidaritas dan semangat membangun daerah.


Menurutnya, tradisi lebaran ketupat merupakan bagian dari kearifan lokal yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat dan menjadi simbol rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan serta puasa Syawal.


“Perayaan ini menjadi momen yang tepat untuk mempererat hubungan antarwarga, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan nilai toleransi serta gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Tojo Una-Una,” jelasnya.

TrendingMore